Ketika Memberikan sebuah Hadiah
| Tsumaranai mono desu ga … つまらないものですが… | Berikut ini adalah sesuatu untuk Anda. |
| Kore douzo. これどうぞ. | Silahkan. |
Adat Jepang membawa hadiah ketika mengunjungi di rumah seseorang … itu. Ekspresi “mono desu Tsumaranai ga” sangat Jepang. Secara harfiah berarti, “Ini adalah hal yang sepele, tapi tolong menerimanya.” Mungkin terdengar aneh bagi Anda. Mengapa orang membawa hal seperti itu sebagai hadiah? Ini adalah ekspresi sederhana. Bentuk sederhana (kenjougo) digunakan saat pembicara ingin lebih rendah jabatannya. Oleh karena itu, ungkapan ini sering digunakan untuk Anda unggul, meskipun nilai sebenarnya dari hadiah. Ketika memberikan hadiah untuk teman dekat Anda atau acara-acara informal lainnya, “douzo Kore” akan melakukannya.
Ketika Host Anda Mulai Mempersiapkan Minuman atau Makanan untuk Anda
| Douzo okamainaku. どうぞお構いなく. | Harap jangan repot-repot. |
Ketika Minum atau Makan
| Tuan rumah | Douzo meshiagatte kudasai. どうぞ召し上がってください. | Harap membantu diri Anda sendiri. |
| Tamu | Itadakimasu. いただきます. | (Sebelum Makan) |
| Gochisousama deshita. ごちそうさまでした. | (Setelah Makan) |
“Meshiagaru” adalah bentuk kehormatan dari kata kerja “taberu (makan).” ”Itadaku” adalah suatu bentuk sederhana dari kata kerja “morau (untuk menerima) Namun.”, “Itadakimasu” merupakan ungkapan tetap yang digunakan sebelum makan atau minum.Setelah makan “Gochisousama deshita” digunakan untuk menyampaikan penghargaan untuk makanan. ”Gochisou” secara harafiah berarti, “pesta.” Tidak ada arti agama frase ini.
Ketika Berpikir tentang Membiarkan
| Sorosoro shitsurei SHIMASU. そろそろ失礼します. | Sudah saatnya aku harus pergi. |
“Sorosoro” merupakan sebuah frase yang berguna untuk meninggalkan. Dalam situasi informal, Anda dapat mengatakan “Sorosoro kaerimasu (Sudah waktunya bagi saya untuk pulang ke rumah),” “ka Sorosoro kaerou (kalau kita segera pulang”?) Atau hanya “Ja sorosoro … (Yah, sudah waktunya. ..) “dll
Ketika Seseorang Meninggalkan’s Home
| Ojama shimashita. お邪魔しました. | Permisi. |
“Ojama shimashita” secara harafiah berarti, “Aku di jalan.” Hal ini sering digunakan ketika meninggalkan rumah seseorang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar